Sonchus arvensis, tanaman obat yang survive di berbagai lingkungan

Sonchus arvensis merupakan herba tegak yang tumbuh secara liar, yang  sudah sejak lama dikenal sebagai tanaman obat . Sonchus arvensis bisa survive pada berbagai kondisi lingkungan, baik yang kering dan terpapar matahari langsung maupun  pada tempat  lembab dan terlindung.

Sonchus arvensis / Tempuyung berasal dari daerah Eurasia. Di Indonesia Sonchus arvensis memiliki beberapa nama daerah misalnya : Tempuyung  ( Jawa); Lalakina, Lempung, Galibug, Rayana ( Sunda) . Di China dikenal dengan Niu she tou.

Bunga Sonchue arvensis / Tempuyung yang mekar

Bunga Sonchus arvensis / Tempuyung yang telah mekar

Foto –foto Sonchus arvensis yang disajikan  ini diambil dari tanah tak terurus di Jl Raya Puntodewo -Polehan  Malang, Jawa Timur. Agar tidak salah dalam mengenali Sonchus arvensis maka sengaja disajikan gambar  morfologi dari berbagai organ tumbuhan ini

Morfologi Sonchus arvensis :

1.Habitus;

Pada saat tumbuhan baru tumbuh, habitusnya pendek dan hampir menempel ke tanah dan  daun-daunnya tumbuh dalam  roset.

Tempuyung muda dengan daun yang tersususn dalam roset

Habitus Tempuyung muda dengan daun yang tersususn dalam roset

Pada perkembangan selanjutnya akan tumbuh  batang yang berbentuk silindris kearah  atas

Habitus Tempuyung , yang  batangnya telah tumbuh ke atas

Habitus Tempuyung , yang batangnya telah tumbuh ke atas

Bunga Sonchus arvensis berupa bunga majemuk yang tersusun dalam bongkol  bertangkai panjang;

Kuncup Bunga Tempuyung yang tumbuh di bagian terminal  batang

Kuncup Bunga Tempuyung yang tumbuh di bagian terminal batang

Mahkota bunga berwarna kuning cerah dimana dibagian tepi berupa bunga  pita sedang di bagian tengah berupa bunga fertile berbentuk tabung

Bunga Tempuyung yang baru merekah

Bunga Tempuyung yang baru merekah

Kumpulan bongkol bunga tumbuh dalam malai rata di bagian terminal  batang maupun di bagian terminal cabang.

Kumpulan bongkol bunga yang tumbuh di bagian terminal.

Kumpulan bongkol bunga yang tumbuh di bagian terminal.

3.Buah Sonchus arvensis yang sekaligus merupakan bijinya berkelompok dalam bongkol buah. Ketika bongkol buah sudah tua dan kering akan berbentuk bulat seperti bola yang berwarna putih.Ketika ada tiupan angin  maka buah / biji yang ringan dan  memiliki rambut berwarna putih ini akan diterbangkan oleh angin.

Bongkol buah yang berbentuk bola berwarna putih

Bongkol buah yang berbentuk bola berwarna putih

Setiap buah / biji berbentuk agak pipih , berusuk, dengan panjang ± 5 mm;  berwarna coklat kekuningan. Pada salah satu ujung setiap buah terdapat segerombol  rambut yang berwarna putih mengkilat seperti sutra. Adanya rambut-rambut ini membantu buah / biji agar bisa disebarkan oleh angin ( Anemokori).

Buah atau biji yang siap diterbangkan oleh  angin.

Buah atau biji yang siap diterbangkan oleh angin.

4.Daun Sonchus arvensis :

Pada saat tumbuhan masih pendek dan menempel di tanah ,  daunnya berupa daun duduk, tunggal , berbentuk lancet atau solet ; tersusun dalam roset ; ukuran daun : panjangnya ± 15 – 50 cm, lebar ± 3-12 cm., tipis dan tidak kaku.  

Ketika batang sudah tumbuh memanjang, daun tumbuh dengan jarak yang agak berjauhan, pangkal daun duduk memeluk batang. Semakin ke ujung ukuran daun semakin kecil,

Tepi daun berlekuk ke dalam dan bergigi tak rata; permukaan daun tidak berambut , dan tidak mengkilat. Jika daun disobek akan mengeluarkan getah berwarna putih susu.

Daun Tempuyung berbentuk lancet

Daun Tempuyung berbentuk lancet

5. Batang Sonchus arvensis berbentuk silindris , tidak berambut, berwarna hijau; tinggi batang bisa mencapai  ± 2 m. Cabang muncul di ketiak daun dari daun –daun yang tumbuh pada batang  yang tumbuh tegak ke atas.  

Batang Tempuyung berbentuk silindris, berwarna hijau

Batang Tempuyung berbentuk silindris, berwarna hijau

6.Akar Sonchus arvensis berupa akar tunggang yang kuat.

Cara Penyebarannya :

Karena biji Sonchus arvensis / Tempuyung ini kecil ringan dan berambut maka  penyebaran bijiya dibantu oleh angin / Anemokori.

Kandungan senyawa kimia Sonchus arvensis :

Sonchus arvensis  mengandung lactucerol, inositol, manitol, flavonoid, taraksasterol, silica, dan kalium.

Manfaat Sonchus arvensis :

Dengan adanya kandungan senyawa kimia yang ada di dalamnya, Sonchus arvensis memiliki manfaat obat untuk berbagai penyakit, antara lain : menghancurkan  batu ginjal, batu empedu , antiradang, antidiuretik, kencing batu, asam urat, menurunkan kadar kolesterol, dan hipertensi.

Contoh pemanfaatan :

Untuk penyakit darah tinggi, kandung kemih dan kandung empedu berbatu

Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama makan nasi. Lakukan 3 kali sehari.

Klasifikasi Sonchus arvensis :

Divisi         :    spermatophyta Subdivisi   :    Angispermae Kelas        :    Dicotyledonae Ordo         :    Asterales Famili        :    Asteraceae / Compositae Genus       :    Sonchus Spesies     :    Sonchus arvensis

 

Sumber :

http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=160

http://health.kompas.com/read/2011/03/31/14243589/Tempuyung.Penghancur.Batu.Ginjal

Flora untuk sekolah di Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s